Purwakarta — Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Kampus UPI di Purwakarta menggelar kegiatan Stadium Generale bertajuk “Integritas dan Moralitas Calon Guru: Merespons Krisis Sosial, Moral, dan Digital Abad ke-21” pada Rabu, 23 September 2026. Kegiatan berlangsung pukul 08.00–12.00 WIB bertempat di Aula Barat, Kampus UPI di Purwakarta.


Acara ini merupakan acara rutin tahunan prodi PGSD, pada tahun ini prodi PGSD berkolaborasi dengan 2 universitas dari 2 prodi yang berbeda, yakni Prodi Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) Universitas Muhammadiyah Surakarta, serta Prodi Bimbingan dan Konseling (BK) Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan (IKIP) Siliwangi. Kegiatan ini turut menjadi bagian dari rangkaian Dies Natalis ke-72 Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) dengan semangat “UPI Melesat Berdampak”.
Stadium Generale menghadirkan tiga pemateri dari masing-masing institusi penyelenggara, yaitu:
Dr. Hisny Fajrussalam, M.Pd., Dosen Pendidikan Agama Islam Prodi PGSD Universitas Pendidikan Indonesia, Obby Taufik Hidayat, Ph.D, Dosen Pendidikan Kewarganegaraan Prodi PKn Universitas Muhammadiyah Surakarta, dan Dr. Mohamad Reza Septian, M.Pd., Dosen Bimbingan dan Konseling Prodi BK Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan Siliwangi.



Ketiga narasumber membedah isu integritas dan moralitas calon guru dari sudut pandang keilmuan masing-masing, mulai dari perspektif pendidikan agama Islam, pendidikan kewarganegaraan, hingga bimbingan dan konseling, dalam merespons berbagai krisis sosial, moral, dan digital yang dihadapi generasi pendidik di abad ke-21.
Kegiatan ini bersifat wajib diikuti oleh seluruh mahasiswa baru PGSD angkatan 2026 sebagai bagian dari pembekalan awal mereka menempuh pendidikan sebagai calon guru sekolah dasar.
Penandatanganan MoA dan IA Antarkampus
Selain sesi Stadium Generale, dalam rangkaian acara yang sama juga dilaksanakan penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) dan Implementation Agreement (IA) kerja sama antara Prodi PGSD Kampus UPI di Purwakarta dengan pihak yang diwakili oleh narasumber dari Universitas Muhammadiyah Surakarta dan Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan Siliwangi. Penandatanganan ini menandai penguatan kerja sama akademik antarperguruan tinggi dalam bidang pendidikan calon guru, khususnya terkait penguatan nilai integritas, moralitas, serta kompetensi kewarganegaraan dan kebimbingan-konselingan di lingkungan pendidikan dasar.


Melalui kegiatan Stadium Generale dan penandatanganan kerja sama ini, diharapkan terjalin sinergi berkelanjutan antara ketiga institusi dalam mendukung pengembangan pendidikan guru yang berintegritas dan responsif terhadap tantangan zaman.


