Home  >  Berita

Latih Kesabaran dan Ketelitian: Mahasiswa Prodi PGSD Purwakarta Membuat Nirmana 2 Dimensi

Purwakarta-Mahasiswa Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) UPI Purwakarta membuat projek karya Nirmana Dua Dimensi. Projek tersebut merupakan tugas individu mahasiswa Angkatan 2023 (semester 4), kurang lebih ada 170 karya mahasiswa telah dikumpulkan. Bertempat di Ruang Kelas PGSD, kompleks UPI Purwakarta. Selasa, 29 April 2025.

Dosen Pengampu Mata Kuliah Pembelajaran Seni Rupa di SD, Tiara Yogiarni, M.Pd.  menjelaskan, kegiatan ini bertujuan membangun kreatifitas yang ada pada diri mahasiswa dalam berkarya seni, sekaligus menambah pengalaman dan wawasan, sebagai bekal bagi mahasiswa di kemudian hari untuk membuat Nirmana Dua Dimensi.

“Pembuatan Nirmana 2 Dimensi ini untuk melatih kreatifitas dan keterampilan mahasiswa, khususnya membuat karya 2 dimensi dari yang sederhana sampai pada karya yang rumit ,” ujarnya.

Berkaitan dengan praktik karya seni rupa 2 dimensi, Tiara menyampaikan bahwa sebelumnya mahasiswa telah menyelesaikan projek melukis di berbagai media baik di kanvas, kayu, cermin dll.

“Sebelumnya mahasiswa kami telah menyelesaikan projek karya 2 Dimensi yakni melukis di kanvas, kayu, cermin dll, karya seni 2 Dimensi banyak sekali ragamnya sehingga untuk mata kuliah Pembelajaran Seni Rupa di SD mahasiswa banyak melaksanakan praktik,” ujarnya.

Tiara menambahkan bahwa tugas yang diberikan kepada mahasiswa tidak luput dari nilai-nilai kehidupan yang amat penting sebagai bekal mahasiswa menjadi calon guru sekolah dasar.

“Karya seni rupa 2 Dimensi sangatlah banyak, di SD ada mozaik, menggambar batik, kolase dll. Dipilihnya Nirmana 2 Dimensi ini untuk melatih kesabaran, ketelatenan serta ketelitian. Yang nantinya hal tersebut penting untuk dikuasai untuk di terapkan sebagai calon guru khususnya guru sekolah dasar,” imbuhnya Tiara.

Tiara berharap melalui kegiatan tersebut dapat memicu mahasiswa dalam menghasilkan karya seni unggulan dan berdampak baik bagi kehidupan.

“Semoga melalui kegiatan ini, dapat memacu mahasiswa dalam menghasilkan karya unggulan ke depannya. Bisa menjadi ajang pelatihan diri dalam sabar dan teliti, serta berdampak baik bagi kehidupan,” pungkasnya.

Leni Nurhafidah, mahasiswa PGSD mengutarakan bahwa kegiatan tersebut merupakan kali pertama dalam membuat karya Nirmana 2 Dimensi.

“Ini merupakan kali pertama saya membuat nirmana 2 dimensi, saya merasa enjoy karena memang menyukai hal-hal yang berkaitan dengan warna,” tegas Leni.

Lebih lanjut Leni menceritakan terkait karya yang dia buat lengkap dengan pemilihan warnanya.

“Karya yang saya buat menggunakan gradasi warna hijau dengan pola yang berpusat ke tengah seperti spiral, kemudian warna hijau yang saya dominan memberikan kesan sejuk dan tenang, seperti daun yang hidup dan tumbuh dengan damai. Saya senang bisa membuat karya ini,” kata Leni.

Riana, mahasiswa PGSD juga menyampaikan pengalamannya dalam membuat karya Nirmana 2 Dimensi, Ia membuat karya dalam waktu 8 jam dan diperlukan kesabaran, ketelitian serta konsistensi untuk berhasil membuat karyanya tersebut.

“Saya membutuhkan waktu 8 jam untuk pengerjaan nirmana 2 dimensi, melalui proses  yang cukup menantang karena diperlukan kesabaran, ketelitian serta konsisten untuk membuat garis yang seimbang sehingga saya berhasil menyelesaikannya,” ungkap Riana. Koresponden PGSD/Tiara.

Skip to content