Home  >  Berita

Mahasiswa PGSD UPI Purwakarta Raih Penghargaan Gemilang di IDEA 8 UNJ 2025

Lomba Karya Tulis Ilmiah Nasional IDEA 8 yang di selenggarakan oleh Universitas Negeri Jakarta, Kembali di gelar. Kegiatan yang terlaksana pada tanggal 28 Februari-17 Mei 2025 tersebut membawa Leni Nurhafidah (Salah satu mahasiswa PGSD UPI Purwakarta) dan tim meraih juara 2 tingkat nasional dengan mengambil tema lomba: Media Pembelajaran “Optimalisasi Metode Pembelajaran Berbasis Digital dalam Meningkatkan Literasi dan Kompetensi Abad ke-21”. Hal ini disampaikan oleh Leni selaku ketua kelompok pada Sabtu, 24 Mei 2024 di kompleks UPI Purwakarta.

Dalam wawancara tersebut Leni menyampaikan bahwa kemenangan tersebut merupakan hasil bersama tim dan juga bimbingan dari dosen pembimbing.

“Alhamdulillah…semua ini merupakan buah kerjasama dengan tim dan juga dosen pembimbing. Tentunya kami ucapkan terimakasih atas bimbingan semua pihak baik itu Ibu Ulva Elviani, S.Kom., M.T,  sebagai dosen pembimbing sekaligus support system kami dan para validator yaitu Ibu Neneng Sri Wulan, M.Pd., Ibu Wina Mustikaati, S.Pd., M.Pd., dan Ibu Liptia Venica, S.T., M.T., yang juga memberikan saran dan masukan atas gagasan yang kami buat,” ujarnya.

Leni selaku ketua bersama dengan tim nya yakni Faris Fathan Asradinto (Mekatronika dan Kecerdasan Buatan) Muhammad Ariestama Putra (Pendidikan Sistem Teknologi Informasi) mengusung judul LEXIFUN: Pengembangan Aplikasi Berbasis Multisensori Dan Gamifikasi Sebagai Media Pembelajaran Inklusif Bagi Anak Disleksia.

Leni mengimbuhkan bahwa pihakny merancang suatu media pembelajaran yang inklusif khususnya untuk anak disleksia dalam pembelajaran membaca dan menulis permulaan.

“Bentuk medianya berupa aplikasi yang dilengkapi dengan fitur gamifikasi dan personalisasi yang disesuaikan dengan tipe disleksia anak, kemudian kami mengintegrasikan metode struktur analisis sintetik, metode orton gilingham (multisensori) dan Reading aloud dalam mendesain pembelajaran pada aplikasi LexiFun tersebut agar pembelajaran lebih menyenangkan, adaptif dan personal sesuai kebutuhan anak,” kata Leni.

Menurut Leni, dalam perancangan KTI ini merupakan suatu perjuangan yang besar khususnya bagi seluruh rekan tim saya.

“Di tengah kesibukan yang selalu kita rasakan sepanjang harinya, tapi saya sangat mengapresiasi kepada rekan 1 tim ini karena mereka masih tetap dapat menuntaskan komitmen yang kami buat bersama dalam perlombaan ini,” imbuhnya.

Pihaknya sempat merasa pesimis setelah tahap presentasi akhir, namun ternyata kerja keras dan rasa ikhlas menjadi kunci utama.

“Saat pengumuman, alhamdulillah tim kami diberi kesempatan untuk meraih juara kedua,” ujar Leni.

Diakhir wawancara Leni menyampaikan harapan, tim nya bisa terus bersama, semakin berkembang dan memiliki pencapaian hebat bersama lainnya yang tentu dengan menyebarkan kebermanfaatan atas apa yang kita lakukan.

“Terimakasih Faris dan Aries, perjalanan ini mungkin tidak selalu mulus kedepannya,tapi kita sudah buktikan bahwa ketika kita saling percaya dan saling dukung, kita bisa capai hal-hal luar biasa, apa yang diraih bukan cuma soal juara, tapi tentang bagaimana kita tetap berproses, dan bertumbuh bersama,”, pungkas Leni. Koresponden PGSD/Tiara.

Skip to content