Home  >  Berita

UPI Gelar FGD Strategis Pemeringkatan QS World, Dorong Reformasi Kinerja Riset dan Publikasi Mendukung SDGs

Bandung, 4 Juli 2025 — Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk Pemeringkatan UPI Berdasarkan QS World University Rankings pada Jumat, 4 Juli 2025. Kegiatan ini berlangsung di Auditorium FMIPA Lantai 2 dari pukul 09.00 hingga 11.30 WIB dan dihadiri oleh Rektor UPI, Prof. Didi Sukyadi, beserta jajaran pimpinan universitas, termasuk para dekan, direktur, wakil direktur, dan ketua program studi dari seluruh kampus UPI.

FGD ini menghadirkan narasumber utama Prof. Ir. Hermawan Kresno Dipojono, M.SEE, Ph.D., dosen Institut Teknologi Bandung (ITB) sekaligus pakar pengembangan institusi pendidikan tinggi. Dalam pemaparannya, Prof. Hermawan menyampaikan sejumlah strategi utama untuk meningkatkan peringkat UPI dalam pemeringkatan QS World University Rankings, antara lain:

  1. Meningkatkan reputasi dan produktivitas publikasi ilmiah,
  2. Mengalokasikan anggaran yang lebih signifikan untuk kegiatan riset,
  3. Mendorong dosen secara aktif menghasilkan publikasi bereputasi, khususnya yang terindeks Scopus.

Menanggapi hal tersebut, Rektor UPI menyampaikan bahwa institusi akan segera menetapkan kebijakan strategis, termasuk pengalihan sebagian anggaran Insentif Berbasis Kinerja (IBK) pengajaran ke bidang riset, serta penyesuaian indikator penilaian IBK yang kini mencakup tiga unsur utama: jabatan fungsional, kinerja pengajaran, dan kinerja penelitian.

Lebih lanjut, Rektor menegaskan bahwa dosen yang tidak menunjukkan kinerja penelitian tidak akan memperoleh IBK riset. Akumulasi dari kinerja ini akan menentukan status pembinaan, dan jika tidak terdapat kemajuan, dapat berujung pada tindakan administratif. Selain itu, dosen dengan h-index Scopus di bawah 6 akan masuk dalam program pembinaan akademik secara terstruktur.

Dalam forum tersebut, UPI Kampus Purwakarta turut berpartisipasi aktif, diwakili oleh Direktur, para Wakil Direktur, dan Ketua Program Studi. Kehadiran mereka mencerminkan komitmen seluruh unit kerja untuk menyelaraskan strategi pengembangan institusi.

Langkah-langkah strategis yang dihasilkan dalam FGD ini tidak hanya ditujukan untuk memperbaiki posisi UPI secara global, tetapi juga secara langsung mendukung capaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), terutama SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) dan SDG 9 (Inovasi dan Infrastruktur). Peningkatan kualitas riset dan publikasi merupakan fondasi penting untuk menjawab tantangan global melalui pendidikan tinggi yang unggul dan berdampak.

FGD ini menjadi tonggak awal dalam menyatukan visi dan semangat seluruh elemen UPI menuju universitas bereputasi internasional yang berkontribusi nyata terhadap pembangunan berkelanjutan.

(DZ)

Skip to content