Home  >  Berita

HIMA PSTI UPI Purwakarta Selenggarakan SOSPRO 2025 di Desa Sakambang: Wujud Pengabdian Nyata Mahasiswa

Purwakarta, 6 Juli 2025 – Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Sistem dan Teknologi Informasi (HIMA PSTI) Universitas Pendidikan Indonesia Kampus di Purwakarta sukses menyelenggarakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertajuk Sosial Projek (SOSPRO) 2025. Kegiatan berlangsung selama tiga hari, sejak Jumat hingga Minggu, 4–6 Juli 2025, dan berlokasi di Desa Sakambang, Kecamatan Wanayasa, Kabupaten Purwakarta.

Pelaksanaan SOSPRO 2025 merupakan bagian dari implementasi Tridharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam aspek pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan ini menjadi sarana bagi mahasiswa untuk mengembangkan empati, membangun komunikasi dengan masyarakat, serta mengedukasi warga desa tentang pentingnya literasi digital dan pelestarian lingkungan sebagai bagian dari kehidupan berkelanjutan.

Rangkaian kegiatan dimulai dengan program pengajaran matematika intensif bagi siswa sekolah dasar, yang dirancang dalam tiga tahap: pre-test, treatment, dan post-test. Strategi ini diadopsi dari pendekatan Kurikulum Merdeka dengan tujuan untuk mengukur peningkatan pemahaman siswa secara sistematis. Secara paralel, kelompok mahasiswa lain melaksanakan pembangunan fasilitas umum berupa lampu penerangan dan tempat sampah yang ditempatkan di area SD, TK, dan majelis setempat sebagai bentuk nyata kontribusi dalam pembangunan infrastruktur desa.

Sore harinya, mahasiswa menyelenggarakan sesi sosialisasi kewirausahaan dan pemanfaatan teknologi kepada para pelaku UMKM yang bertempat di aula desa. Kegiatan ini bertujuan memperkuat kapasitas masyarakat dalam mengelola usaha kecil serta membuka peluang pemanfaatan digitalisasi dalam pemasaran produk lokal.

Memasuki hari kedua, mahasiswa berkolaborasi dengan warga dalam aksi gotong royong membersihkan kantor desa dan lingkungan sekitar. Kegiatan berlanjut dengan pembuatan obor dan partisipasi dalam pawai budaya desa, sebagai bentuk pelestarian nilai-nilai lokal yang dipadukan dengan semangat edukatif. Pada hari terakhir, mahasiswa mengadakan kegiatan edukatif dan permainan interaktif bersama anak-anak, yang disambut dengan antusias oleh masyarakat.

Fitri, selaku ketua pelaksana SOSPRO 2025, menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan hanya ajang pengabdian, melainkan juga ruang pembelajaran langsung bagi mahasiswa untuk menghadapi realitas sosial. “Harapannya, SOSPRO bukan sekadar kegiatan pengabdian semata, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran nyata bagi seluruh panitia maupun warga Desa Sakambang,” tuturnya.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan dapat memberikan dampak konkret bagi masyarakat, mulai dari peningkatan kepercayaan diri anak-anak dalam belajar, pemahaman kewirausahaan yang lebih baik bagi pelaku UMKM, hingga kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan. Program ini juga memperkuat semangat gotong royong, literasi teknologi, serta memperkenalkan solusi berbasis teknologi terhadap persoalan sosial di tingkat lokal.

Kegiatan SOSPRO 2025 turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDG’s), khususnya poin ke-4 (Quality Education) melalui pengajaran yang inovatif dan berkelanjutan, serta poin ke-11 (Sustainable Cities and Communities) dengan pembangunan fasilitas umum dan peningkatan kesadaran lingkungan di tingkat desa. SOSPRO menjadi bukti nyata kontribusi mahasiswa dalam pembangunan masyarakat yang inklusif, tangguh, dan berkelanjutan.

Skip to content