Purwakarta, Agustus 2025 – Program Studi Pendidikan Sistem dan Teknologi Informasi (PSTI) Universitas Pendidikan Indonesia Kampus di Purwakarta tengah menjalani proses akreditasi yang menjadi bagian penting dalam upaya penjaminan mutu pendidikan. Sehubungan dengan berjalannya kegiatan tersebut, tim asesor dari Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan (LAMDIK) hadir secara langsung untuk melakukan asesmen lapangan.
Kunjungan asesor terdiri dari Bapak Budi Sunarko, S.T., M.T., Ph.D. sebagai Asesor 1, dan Bapak Prof. Dr. Ir. Syaad Patmanthara, M.Pd. sebagai Asesor 2. Kehadiran kedua asesor ini menjadi langkah penting dalam mengevaluasi capaian kinerja tridarma perguruan tinggi, tata kelola program studi, serta kesesuaian pelaksanaan pembelajaran dengan standar nasional pendidikan tinggi.

Dalam kegiatan asesmen, tim asesor melakukan peninjauan terhadap berbagai aspek, mulai dari kelengkapan dokumen borang akreditasi, bukti kinerja akademik, fasilitas pembelajaran, hingga wawancara dengan pimpinan fakultas, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni, dan mitra kerja sama. Tujuan dari rangkaian ini adalah untuk memastikan bahwa Prodi PSTI mampu memberikan pendidikan yang berkualitas, relevan, dan berdaya saing global.
Kaprodi PSTI, Ir. Nuur Wachid Abdul Majid, S.Pd., M.Pd., ASEAN Eng., menyampaikan bahwa proses akreditasi ini bukan sekadar penilaian administratif, melainkan juga momentum refleksi untuk terus meningkatkan mutu program studi. “Kami memandang akreditasi sebagai kesempatan berharga untuk mengidentifikasi kekuatan dan peluang perbaikan, sehingga Prodi PSTI dapat terus berinovasi dan beradaptasi dengan kebutuhan dunia pendidikan dan industri,” ujarnya.
Proses akreditasi ini diharapkan dapat memperkuat posisi Prodi PSTI sebagai salah satu penyelenggara pendidikan tinggi yang unggul di bidang teknologi informasi dan pendidikan sistem. Selain itu, kegiatan ini selaras dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya poin ke-4 tentang Pendidikan Berkualitas dan poin ke-9 tentang Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, dengan menghadirkan pembelajaran yang relevan dan mendukung pembangunan berkelanjutan.



