Purwakarta_Himpunan Mahasiswa Program Studi (Hima Prodi) PGSD Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Kampus Purwakarta sukses menggelar kegiatan Tentakel (Temu Ketang Keting Kelas) melalui platform Google Meeting. Acara yang berlangsung pukul 16.00–17.30 WIB tersebut dihadiri oleh jajaran dosen serta perwakilan mahasiswa dari berbagai angkatan. Kamis, 14 Agustus 2025
Kegiatan ini menghadirkan narasumber utama dari unsur pimpinan program studi, yakni: Dr. Neneng Sri Wulan, M.Pd. selaku Kaprodi PGSD, Nenden Permas Hikmatunisa, M.Pd., M.A. selaku Bidang Kemahasiswaan, Dr. Hisny Fajrussalam, M.pd. selaku Tim Pengembang Kurikulum, Tiara Yogiarni, M.Pd. selaku Koordinator MBKM Berdampak, serta Dr. Nurdiansyah, M.Pd. dan Jennyta Caturiasari, M.Pd. selaku Dewan Skripsi.
Dalam forum tersebut, turut bergabung mahasiswa dari Angkatan 2022, 2023, dan 2024 menyampaikan sejumlah pertanyaan, perwakilan Angkatan 2022, Irgi menyoroti isu terkait P3K, IRS percepatan, pelaksanaan tes TOEFL, serta pembayaran UKT KIP-K.
Tiara Yogiarni, M.Pd. selaku koordinator MBKM menjelaskan bahwa koordinasi sudah dilakukan
“Untuk program P3K dari pihak prodi telah melaksanakan koordinasi dengan pihak sekolah dan saat ini persuratan sedang dalam proses,” ujar Tiara.
Sementara terkait seminar proposal, Dewan Skripsi Dr. Nurdiansyah, M.Pd. memberikan tanggapanya “Seminar proposal insyaalllah dijadwalkan akhir Agustus 2025, dan untuk TOEFL akan tetap menjadi syarat skripsi dengan skor minimal 475,” katanya.
Perwakilan Angkatan 2023, Fadlan menanyakan perihal program MBKM yang berganti menjadi Kampus Berdampak, transparansi informasi akademik, serta layanan administrasi.
Kaprodi PGSD, Dr. Neneng Sri Wulan, M.Pd. menegaskan bahwa program tersebut idealnya dijalankan mulai semester 5 atau 6.
“Terkait program MBKM Berdampak idealnya dijalankan mulai semester 5 atau 6 namun untuk semester ganjil ini kami akan melaksanakan program P3K hal ini nantinya penting untuk bekal aa dan teteh sejalan dengan tujuan dari SDGs mewujudkan Pendidikan yang berkualitas” tutur Dr. Neneng.
Perwakilan Angkatan 2024, Deren menyampaikan aspirasi terkait pengisian IRS kelas, poin keaktifan mahasiswa, serta fasilitas kampus.
Dr. Nenneg Sri Wulan mennggapi bahwa pemetaan kelas akan disesuaikan untuk kapasitas 50 orang, poin keaktifan dihitung berdasarkan kegiatan yang diikuti,” pungkasnya.
Perwakilan mahasiswa, Irgi Fikriansyah, memberikan apresiasi terhadap forum tersebut Ia menilai bahwa Tentakel merupakan ruang aspirasi yang sangat positif, “Kegiatan ini sangat positif untuk memperkuat komunikasi antara mahasiswa dan prodi, serta menjadi langkah nyata menuju perbaikan berkelanjutan di lingkungan PGSD UPI Purwakarta,” ungkap Irgi
Irgi berharap forum Tentakel ini tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi dapat menjadi sistem komunikasi yang berkelanjutan dan efektif, sehingga tercipta iklim akademik yang lebih positif dan partisipatif,” pungkasnya.
Kaprodi PGSD, Dr. Neneng Sri Wulan, menegaskan bahwa pihak prodi berkomitmen untuk menindaklanjuti setiap aspirasi mahasiswa.
“Melalui forum Tentakel, diharapkan sinergitas antara mahasiswa dan dosen semakin erat, menciptakan suasana belajar yang lebih baik, serta menyiapkan mahasiswa menghadapi tantangan akademik maupun profesional di masa depan, kata Dr. Neneng. Koresponden PGSD/Tiara.



