Purwakarta_Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Purwakarta menggelar sidang skripsi mahasiswa periode tiga, Rabu (13/8/2025) di Kampus UPI Purwakarta.
Dewan Skripsi, Jennyta Caturiasari, M.Pd. menuturkan bahwa jumlah mahasiswa yang mengikuti ujian siding skripsi sebanyak 41 mahasiswa.
“Total keseluruhan yang mengikuti siding skripsi di periode Agustus ini ada 50 mahasiwa, yang pelaksanaannya di bagi menjadi dua hari yakni Rabu tanggal 13 Agustus 2025 dan Jumat tanggal 15 Agustus 2025,” ujarnya.
Pihaknya berharap dengan adanya sidang skripsi ini dapat meningkatkan kualitas Pendidikan selaras dengan tujuan SDGs.
“Semoga dengan mahasiswa melewati siding skripsi ini bentuk dari mereka siap mempertanggungjawabkan hasil penelitiannya, semoga dapat meningkatkan kualitas Pendidikan Indonesia khususnya di perguruan tinggi untuk calon guru sekolah dasar, selaras dengan tujuan SDGs” Jennyta.
Jennyta menanggapi suasana berjalannya sidang skripsi bahwa semua berjalan dengan lancar.
“Alhamdulillah pelaksanaan sidang berjalan lancar, baik sidang di hari pertama dan hari kedua, tema yang diambil oleh mahasiswa sangat beragam, imbuhnya.
Selaras dengan dewan skripsi, Kaprodi PGSD UPI Purwakarta, Dr. Neneng Sri Wulan, M.Pd. menyampaikan ucapan selamat kepada mahsiswa yang mengikuti siding skripsi.
“Kami ucapkan selamat kepada Aa dan Teteh yang telah berhasil meraih pencapaian ini. Semoga ilmu dan pengalaman yang didapatkan selama perkuliahan dapat menjadi bekal dalam menjalani kehidupan professional, menuju pada Pendidikan yang berkualitas.
Sementara itu, salah satu mahasiswa bernama Intan Fadila, mengusung judul skripsi “Pengaruh Model Pembelajaran Auditory, Intellectually, Repetition (AIR) Berbantuan Media Podcast terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Peserta Didik Sekolah Dasar” menyampaikan perasaannya setelah pelaksanaan siding.
“Alhamdulillah sangat senang dan bersyukur bu, akhirnya setelah perjalanan panjang sampai juga ke titik sidang skripsi, walaupun masih ada yang harus diperbaiki tapi saya sangat bersyukur atas semua pencapaian saya sejauh ini dengan semua yang sudah saya usahakan semaksimal yang saya bisa,” katanya.
Intan menambahkan bahwa dirinya telah mempersiapkan semuanya sebelum pelaksanaan siding.
“Persiapannya tentu banyak, menyiapkan berkas-berkas pendaftaran seperti sertifikat kompetensi, skor TOEFL yang memumpuni, standar turnitin yang harus dipenuhi, dan persyaratan lainnya. Lalu persiapan mental juga untuk menghadapi sidang,” tuturnya.
Pihaknya berharap “Semoga bisa terus belajar di manapun saya berada, semoga saya bisa melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi lagi dan ilmu yang saya peroleh selama perkuliahan dapat bermanfaat bagi banyak orang.,” tutup Intan.
Sementara Hanie Khaerunnisa yang mengusung berjudul pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL) terhadap peningkatan keterampilan berkomunikasi siswa pada materi mengenal Pancasila menyampaikan perasaan lega nya setelah melaksanakan siding skripsi.
“Alhamdulillah rasanya lega karena bisa melewati proses yang cukup menegangkan dan juga terharu karena telah melaksanakan penelitian dengan baik dan dapat mempertanggungjawabkannya melalui sidang skripsi,” kata Hanie. Koresponden PGSD/Tiara.



