Home  >  Berita

Joint Conference Prodi PGSD Usung Pendidikan Karakter Abad 21 di Pendidikan Dasar

Purwakarta_Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Kampus Purwakarta sukses menggelar Seminar Nasional / Joint Conference dengan tema “Pendidikan Karakter Abad 21: Integrasi Nilai, Literasi, dan Keterampilan Sosial di Pendidikan Dasar.”

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kaprodi PGSD, Dr. Neneng Sri Wulan, M.Pd, Ketua pelaksana kegiatan Dr. Hisny Fajrussalam, M.Pd. serta menghadirkan dua narasumber utama yang kompeten di bidangnya. Bertempat di Samartclass room secara hybrid pada Selasa, 19 Agustus 2025.

Pemateri pertama, Lily Mulyana, Ph.D., yang merupakan Senior Lecturer, City University, Petaling Jaya, Selangor, Malaysia memaparkan pentingnya pendidikan karakter abad 21 yang bersifat holistik.

Menurutnya, “Pendidikan saat ini tidak hanya berfokus pada aspek kognitif, tetapi juga pada pembentukan moral, emosional, dan sosial peserta didik. Character education berarti membentuk hati sekaligus pikiran. Guru bukan hanya pendidik, tetapi juga pembangun karakter dan masyarakat,” tegasnya

Lily menekankan tiga komponen utama pendidikan karakter, yakni nilai (values), literasi (literacy), dan keterampilan sosial-emosional (social-emotional skills). Ia juga menggarisbawahi perlunya pelatihan guru, pendekatan sekolah secara menyeluruh, hingga integrasi penilaian karakter dalam kurikulum.

Sementara itu, pemateri kedua, Dr. Afridha Laily Alindra, M.Si., menyoroti tantangan nyata yang dihadapi generasi muda saat ini, mulai dari krisis kesehatan mental, rendahnya literasi membaca, dampak negatif media sosial, hingga menurunnya integritas dan kesadaran lingkungan

Ia menyampaikan data Riskesdas 2018 yang menunjukkan 6,1% remaja Indonesia mengalami gangguan mental emosional, serta temuan PISA yang menempatkan kemampuan literasi dan berpikir kritis pelajar Indonesia masih di bawah rata-rata internasional.

“Penguatan pendidikan karakter menjadi kebutuhan mendesak agar generasi muda memiliki integritas, ketangguhan mental, dan kepedulian sosial yang tinggi,” ungkapnya.

Kegiatan tersebut berhasil memberikan wawasan mendalam mengenai urgensi pendidikan karakter di era digital dan globalisasi.

Ketua Pelaksana Kegiatan, Dr. Hisny Fajrussalam, M.Pd. menuturkan dengan adanya Seminar Nasional dapat memberikan penguatan terhadap Pendidikan karakter abad 21 serta mendorong Pendidikan yang berkualitas dan sejalan dengan SDGs.

“Melalui 3 kolaborasi penting yakni sekolah, keluarga, dan masyarakat Pendidikan karakter dapat semakin terkuatkan. Seminar ini diharapkan mampu menjadi langkah nyata dalam membentuk generasi yang cerdas, berintegritas, serta berdaya saing global tanpa kehilangan jati diri bangsa dan tentu bermuara pada Pendidikan yang berkualitas,” pungkas Dr. Hisny. Koresponden PGSD/Tiara.

Skip to content