Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) di bawah Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menggelar pembekalan bagi para narasumber terpilih dari seluruh Indonesia. Acara yang berlangsung pada 12 hingga 15 September 2025 di Hotel Kristal, Jakarta Selatan ini, bertujuan untuk mempersiapkan para ahli dalam menyukseskan Program Bina Talenta Indonesia (BTI). Pembekalan ini menjadi langkah strategis untuk memastikan program dapat berjalan dengan efektif dalam mengidentifikasi, mengembangkan, dan menyalurkan talenta unggul di bidang riset dan inovasi.
Salah satu dosen yang terpilih sebagai narasumber dalam program ini adalah Ulva Elviani, S.Kom.,M.T. dari Program Studi Pendidikan Sistem dan Teknologi Informasi (PSTI) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI). Kepercayaan ini menempatkan PSTI sebagai salah satu prodi yang berperan aktif dalam membina talenta masa depan bangsa di bidang sains dan teknologi, khususnya di bidang Artificial Intelligence (AI). Kehadiran perwakilan dari UPI khususnya PSTI menunjukkan peran penting perguruan tinggi dalam mendukung program-program nasional.
Pembekalan ini difokuskan pada pengarahan mengenai modul pembelajaran dan mekanisme pelaksanaan program. Para narasumber dibekali dengan materi serta panduan yang terstruktur agar proses pembinaan kepada para guru dan siswa berprestasi dapat berjalan secara sistematis. Dengan demikian, kualitas pengajaran yang diberikan akan terjamin dan selaras dengan tujuan utama BTI. Tujuan utama dari program BTI adalah untuk melahirkan talenta-talenta muda yang unggul dan kompetitif di kancah nasional maupun internasional. Melalui program ini, pemerintah berupaya menciptakan generasi penerus yang tidak hanya cerdas tetapi juga inovatif. Partisipasi aktif para narasumber dari berbagai institusi, termasuk UPI, menjadi kunci keberhasilan dalam mencapai visi tersebut.
Kontribusi PSTI melalui partisipasi dosennya dalam program nasional ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi prodi dan institusi, tetapi juga membuktikan komitmen perguruan tinggi dalam mendukung kebijakan pemerintah. Hal ini memperkuat peran penting pendidikan tinggi dalam mencetak sumber daya manusia berkualitas yang siap menghadapi tantangan global dan berkontribusi pada kemajuan bangsa.



