Purwakarta — Tiga dosen dari Program Studi Mekatronika dan Kecerdasan Buatan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) berhasil meraih hibah dana Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dari Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UPI pada tahun 2025.
Tiga dosen yang memperoleh hibah tersebut adalah Liptia Venica, M.T., Diky Zakaria, S.Pd., M.T., dan Muhammad Rizalul Wahid, S.Si., M.T. Ketiganya merupakan dosen aktif di Prodi Mekatronika dan Kecerdasan Buatan, UPI Kampus di Purwakarta. Mereka menerima hibah untuk melaksanakan program pengabdian masyarakat yang berfokus pada pemberdayaan teknologi di wilayah Kabupaten Purwakarta. Setiap dosen mengusung tema dan pendekatan yang berbeda sesuai dengan bidang keahliannya.
Hibah diberikan pada April 2025 dan pelaksanaan program dijadwalkan berlangsung selama 7 bulan. Seluruh program pengabdian dilaksanakan di Kabupaten Purwakarta, khususnya pada desa yang tergabung dalam inisiatif Desa Wiyata Tech serta peternakan lokal “La Tansa Firdaus Farm”.
Program ini bertujuan untuk memberikan solusi berbasis teknologi guna menjawab berbagai tantangan yang dihadapi masyarakat, seperti akses informasi, peningkatan produktivitas peternakan, dan ketahanan energi desa. Hibah ini merupakan bagian dari upaya UPI untuk mendorong kolaborasi akademik dengan masyarakat melalui pendekatan inovatif dan aplikatif.
Liptia Venica, M.T. mengembangkan perpustakaan digital offline untuk meningkatkan literasi di daerah terbatas akses internet di Desa Wiyata Tech. Diky Zakaria, S.Pd., M.T. menerapkan egg incubator control system untuk meningkatkan keberhasilan penetasan telur di peternakan ayam kampung “La Tansa Firdaus Farm.” Sementara itu, Muhammad Rizalul Wahid, S.Si., M.T. merancang Bank Energi Hijau sebagai langkah awal menuju desa mandiri energi.
Dengan keberhasilan ini, Prodi Mekatronika dan Kecerdasan Buatan semakin menunjukkan kiprahnya dalam menjembatani dunia akademik dan kebutuhan masyarakat, sekaligus mendukung pengembangan teknologi tepat guna di wilayah pedesaan.



