Purwakarta, 3 Juni 2025 —Tim SIGAB (Siaga Bencana) dari Universitas Pendidikan Indonesia Kampus Purwakarta berhasil lolos hingga babak final kompetisi Internet of Things Development Technocorner 2025 yang diselenggarakan oleh Universitas Gadjah Mada (UGM). Kompetisi berskala nasional ini merupakan ajang bergengsi tahunan yang mempertemukan inovator muda dari seluruh Indonesia untuk beradu gagasan teknologi guna menjawab tantangan masa depan.
Tim SIGAB terdiri dari tiga mahasiswa Program Studi Mekatronika dan Kecerdasan Buatan, yakni Aulia Aufa Zahron sebagai ketua tim, serta Kaylla Asyifa dan Yasir Ahmadin Moersyid sebagai anggota. Mereka didampingi oleh dosen pembimbing, Ibu Dewi Indri Hadi Putri, S.Pd., M.T.


Dalam kompetisi ini, tim SIGAB memperkenalkan inovasi alat bernama ReLaWAN (Rescue and Evacuation Long-range Wireless Area Network), sebuah solusi cerdas untuk evakuasi bencana. ReLaWAN dilengkapi dengan fitur auto routing berbasis machine learning untuk menentukan jalur evakuasi paling aman dan efisien secara otomatis. Selain itu, alat ini juga dilengkapi sistem pendataan korban berbasis biometrik yang berguna untuk mempermudah proses identifikasi, penyaluran bantuan, serta koordinasi dengan rumah sakit dan instansi terkait. Video deskripsi system dapat diakses pada link berikut: https://youtu.be/hGIxJ5tWhVw?si=neKXKmBDw0SxbmZi
Melalui proses seleksi ketat yang meliputi tahap abstrak, proposal teknis, hingga video demonstrasi, tim SIGAB terpilih sebagai satu dari enam finalis terbaik dari total 48 tim peserta. Mereka akan melanjutkan perjuangan ke tahap final yang akan dilaksanakan secara langsung di Universitas Gadjah Mada pada 28 Juni 2025. Selamat berjuang tim SIGAB!
(DZ)



