Dr. Idat Muqodas, M.Pd., Kons. Sebagai salah satu dosen Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PGPAUD) Kampus UPI di Purwakarta turut serta dalam Riset Kolaborasi Indonesia (RKI) tahun 2025 antara Universitas Negeri Padang (UNP), Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), dan Universitas Negeri Malang (UM). Penelitian ini merupakan bentuk sinergi antara tiga perguruan tinggi yang pada pelaksanaan tahun 2025 difasilitasi oleh Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. HAMKA (UHAMKA) dalam pelaksanaan uji coba intervensi untuk wilayah DKI Jakarta.
Riset ini mengangkat tema “Implementasi Ifdil Perceptual Light Technique (IPLT) untuk Mereduksi Anxiety Disorder serta Meningkatkan Meaning of Life dan Psychological Well-Being Siswa Korban Perundungan.” Fokus utama penelitian ini adalah pada pengembangan intervensi psikologis berbasis pendekatan positif untuk membantu siswa yang mengalami dampak serius akibat perundungan.

Pelaksanaan penelitian dilakukan di Ruang RA406 Gd. A FKIP UHAMKA Jl. Tanah Merdeka No.20, RT.11/RW.2, Rambutan, Kec. Ciracas, Kota Jakarta Timur, 13830 pada tanggal 23-24 Juni 2025 secara lintas wilayah dan multidisipliner, memadukan keahlian dalam bidang psikologi pendidikan, pendidikan anak, dan intervensi sosial. Melalui metode IPLT, penelitian ini berupaya memberikan alternatif strategi penanganan trauma dan gangguan kecemasan secara komprehensif dengan memperkuat makna hidup (meaning of life) dan kesejahteraan psikologis (psychological well-being) siswa. Program intervensi ini juga dirancang agar dapat diadaptasi oleh sekolah dan guru sebagai bagian dari layanan konseling dan pembinaan karakter.
IPLT adalah sebuah pendekatan konseling modern yang dikembangkan oleh Prof. Dr. Ifdil, S.HI., S.Pd., M.Pd., Kons., seorang pakar dalam bidang Bimbingan dan Konseling dari Universitas Negeri Padang. Pendekatan ini menitikberatkan pada pengolahan persepsi dan pencahayaan aspek kognitif guna membantu individu dalam menemukan solusi atas berbagai permasalahan emosional maupun psikologis yang mereka alami. Bahkan Dr. Khairul Bariyyah, M.Pd., Kons. sabagai ketua mitra penelitian dari UM mengatakan pengalaman-pengalaman yang tidak menyenangkan melalui teknik IPLT akan dirubah menjadi pengalaman yang lebih bermakna dan meningkatkan kesejahteraan psikologis. IPLT membuat proses konseling menjadi lebih singkat dan bermakna.
Keikutsertaan dosen PGPAUD dalam riset ini tidak hanya memperkaya khasanah keilmuan di bidang pendidikan anak dan intervensi psikososial, tetapi juga memperkuat komitmen Prodi PGPAUD UPI Kampus Purwakarta dalam berkontribusi nyata pada pemecahan permasalahan pendidikan dan kesejahteraan anak di Indonesia. Kegiatan ini sekaligus menjadi bukti nyata implementasi tridarma perguruan tinggi, khususnya dalam aspek penelitian kolaboratif dan pengabdian berbasis riset, yang berorientasi pada pemberdayaan dan perlindungan anak di lingkungan sekolah.




