Purwakarta, Semester padat, yang sering dikenal sebagai semester antara atau semester akselerasi, merupakan program akademik yang ditawarkan oleh banyak kampus untuk memberikan kesempatan tambahan bagi mahasiswa dalam menyelesaikan mata kuliah tertentu di luar semester reguler. Demikian pula dengan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI Purwakarta).
Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) pada tahun ini menyelenggarakan perkuliahan Semester Padat, sesuai dengan Surat edaran rector Universitas pendidikan Indonesia (UPI) Nomor 24 Tahun 2025 Tentang Pelaksanaan Semester Padat Tahun Akademik 2024/2025 di Lingkungan UPI.

Program tersebut berlangsung selama beberapa minggu di antara semester utama, antara semester genap dan semester ganjil. Semester padat dirancang untuk membantu mahasiswa mempercepat kelulusan.
Manfaat dari semester pendek adalah fleksibilitas yang diberikan kepada mahasiswa dalam mengatur rencana studi mereka. Dengan mengikuti semester padat, mahasiswa dapat mengurangi beban kuliah di semester reguler, sehingga memiliki lebih banyak waktu untuk fokus pada mata kuliah yang lain.
Dalam wawancara di Ruang PGSD, Rabu 16 Juli 2025, Kaprodi PGSD UPI Purwakarta menyampaikan Semester Padat di Prodi PGSD dimaksudkan untuk memfasilitasi mahasiswa yang ingin menyelesaikan studi lebih cepat. Meskipun pelaksanaan SP lebih singkat, namun sesuai dengan spirit SDG’s, “Pendidikan Berkualitas”, implementasi perkuliahan SP tetap memiliki kualitas yang sama dengan semester reguler.
“Perkuliahan tetap dilakukan sebanyak 16 pertemuan, dengan berbagai metode, seperti project based learning, case method, praktikum, dan lainnya,” ungkapnya.
Mahasiswa dapat mengambil kontrak maksimal 8 SKS dalam perkuliahan semester padat, dengan beberapa mata kuliah yang dapat di kontrak antara lain . Kebijakan dan Inovasi Pendidikan, Perkembangan Peserta Didik, Pembelajaran Digital, Pengelolaan Kelas di SD dan Seni Musik.
Salah satu dosen pengampu mata kuliah di semester padat, Alfiana Nurussama, M.Pd. mengampu Pembelajaran Digital dan Perkembangan Peserta Didik menuturkan, “Persiapannya seperti biasa, menyiapkan RPS, mengisi SPOT, mempersiapkan materi, projek serta kegiatan menarik yang nanti akan dilaksanakan dalam pembelajaran semester padat.
Tiara Yogiarni, M.Pd. Dosen pengampu mata kuliah Pengelolaan Kelas di SD menyampaiakan tanggapannya bahwa mahasiswa cukup antusias dalam mengikuti perkuliahan, kebanyakan dari mahasiswa ingin lulus lebih cepat dan mengisi masa liburan dengan kegiatan yang bermanfaat melalui semester padat.
“Senang sekali rasanya, diberikan kesempatan untuk dapat mengajar di semester padat, alhamdulillah ternyata mahasiswa cukup antusias, bersemangat dalam mengikuti perkuliahan terlihat dari keaktifan mereka dalam berdiskusi dan menyelesaikan tugas yang diberikan,” ujar Tiara.
Najwa Aulia, salah satu mahasiswa yang mengikuti semester padat, mengungkapkan “Mengambil semester padat karena untuk mengisi waktu luang agar bisa lebih bermanfaat, kebetulan juga dari orangtua mendukung untuk mengikuti SP ini agar nantinya dapat lulus tepat waktu,” ucapnya. Koresponden PGSD/Tiara.



