Home  >  Berita

Empat Mahasiswa Prodi PGSD UPI Purwakarta Ikuti Program P3K Luar Negeri

Purwakarta– Empat mahasiswa dari Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Kampus Purwakarta berhasil lolos seleksi untuk mengikuti Program Penguatan Profesional Kependidikan (P3K) luar negeri.

Dalam seleksi yang diselenggarakan oleh Prodi PGSD UPI Purwakarta pada Jumat, 25 Juli 2025 secara daring di Ruang Prodi PGSD tersebut berhasil memilih empat mahasiswa yakni yakni Alvira Althamiranda, Najwa Fakhira Azzahra, Siti Hanisa Mulyani, dan Devina Fitriyani nantinya akan melaksanakan magang/P3K luar negeri di Malaysia.

Adapun sebagai dewan juri antara lain Dr. Neneng Sri Wulan, M.Pd, Nenden Permas Hikmatunisa, M.Pd.M.A dan Tiara Yogiarni, M.Pd.

Kaprodi PGSD UPI Purwakarta, Dr.Neneng Sri Wulan, M.Pd. menjelaskan bahwa program P3K luar negeri tersebut merupakan bagian dari upaya UPI khususnya Prodi PGSD untuk meningkatkan pendidikan berkualitas, selaras dengan tujuan pembangunan berkelanjutan serta untuk memberikan pengalaman praktik mengajar internasional kepada mahasiswa.

“Kami berharap program ini bisa memacu semangat mahasiswa untuk mengembangkan diri dan dapat memberikan bekal pengalaman mengajar secara sehingga nantinya setelah lulus mahasiswa sudah siap untuk masuk di dunia kerja, baik dalam negeri maupun luar negeri dengan kualitas yang mumpuni” ujarnya.

Nenden Permas Hikmatunisa, M.Pd.M.A salah satu juri menyampaikan bahwa seleksi mahasiswa P3K luar negeri merupakan langkah penting dalam mempersiapkan generasi muda Indonesia untuk bersaing di kancah global.

“Saya menilai bahwa program ini tidak hanya memberikan pengalaman praktis bagi mahasiswa, tetapi juga memperluas jaringan profesional mereka,” ungkap Nenden.

Pihaknya menambahkan beberapa kriteria yang digunakan dalam seleksi mahasiswa P3K luar negeri meliputi IPK (Indeks Prestasi Kumulatif), kemampuan berbahasa asing, keterampilan dll.

“Kriteria dalam seleksi cukup banyak diantaranya kemampuan berbahasa asing, terutama bahasa Inggris, hal ini sangat penting untuk komunikasi efektif di luar negeri,” pungkasnya.

Sementara Tiara Yogiarni, M.Pd. mengimbuhkan bahwa Motivasi, pengalaman  serta kemampuan beradaptasi mahasiswa tidak kalah penting menjadi penilaian dalam selesksi.

“Yang tidak kalah penting dalam kriteria penilaian adalah motivasi yang kuat dari mahasiswa, selain itu pengalaman baik pengalaman mengajar maupun berorganisasi juga tidak luput kami gali,” terang Tiara.

Salah satu peserta Siti Hanisa Mulyani mengutarakan alasannya tertarik untuk mendaftar program P3K luar negeri yakni adanya kesempatan baik yang tidak boleh dilewatkan begitu saja.

“Menurut saya, ini merupakan kesempatan untuk saya dapat mengembangkan kemampuan sebagai individu maupun calon guru sehingga nantinya saya dapat menjadi sosok pengajar, pendidik yang baik dan professional,” ujar Hanisa.

Dalam persiapannya sendiri, hanisa telah mendapatkan restu dan dukungan dari orangtua yang menambah keyakinannya untuk mendaftar P3K luar negeri.

“Orangtua saya mendukung untuk saya mendaftar P3K luar negeri, dan alhamdulillah bisa lolos seleksi, semoga ini merupakan awal yang baik,” pungkasnya. Koresponden PGSD/Tiara.

Skip to content