Home  >  Berita

HIMA PSTI UPI Purwakarta Gelar RAJIN Volume 2 Bahas Peningkatan Angka Kemiskinan di Purwakarta

Purwakarta, Agustus 2025 – Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Sistem dan Teknologi Informasi (HIMA PSTI) Universitas Pendidikan Indonesia Kampus di Purwakarta kembali menggelar Rabu Kajian Isu Terkini (RAJIN) Volume 2. Diskusi kali ini mengangkat tema “Angka Kemiskinan Purwakarta Meningkat, Salah Siapa? SDM Rendah atau Pemerintah?”, yang menjadi sorotan karena relevansinya dengan kondisi sosial-ekonomi daerah.

Bertempat di Taman Teater Terbuka Kampus UPI Purwakarta, kegiatan ini dihadiri oleh mahasiswa, dosen, serta sejumlah pemerhati kebijakan publik. RAJIN Volume 2 bertujuan membuka ruang diskusi kritis dan solutif terhadap persoalan peningkatan angka kemiskinan di Purwakarta, sekaligus mengajak peserta untuk mengkaji faktor penyebab dan mencari alternatif solusi yang aplikatif.

Dalam diskusi, narasumber memaparkan data dan fakta terbaru terkait tren kemiskinan di Purwakarta, yang memicu perdebatan apakah penyebab utamanya adalah rendahnya kualitas sumber daya manusia (SDM) atau kebijakan pemerintah yang belum optimal. Peserta aktif menyampaikan pandangan dari berbagai sudut, mulai dari aspek pendidikan, ekonomi, hingga politik kebijakan.

Ketua HIMA PSTI menyampaikan bahwa RAJIN menjadi wadah mahasiswa untuk melatih kepekaan sosial sekaligus kemampuan berpikir kritis terhadap permasalahan nyata di masyarakat. “Isu kemiskinan bukan hanya tentang angka, tetapi juga tentang manusia. Melalui RAJIN, kami ingin mengajak mahasiswa ikut memikirkan solusi yang berbasis data, teknologi, dan pemberdayaan,” ungkapnya.

Kegiatan ini juga selaras dengan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 1 (No Poverty) dan SDG 8 (Decent Work and Economic Growth), yang mendorong penghapusan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan melalui pendidikan serta pertumbuhan ekonomi yang inklusif.

Melalui RAJIN Volume 2, HIMA PSTI berharap diskusi ini dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda, pemerintah, dan masyarakat untuk membangun sinergi dalam mengatasi kemiskinan, sehingga Purwakarta dapat tumbuh menjadi daerah yang lebih berdaya saing dan sejahtera.

Skip to content