Home  >  Berita

UPI Kampus Purwakarta & BPSDMP Kominfo Bandung Sepakati Kerjasama Implementasi Program Digital Talent Scholarship

Purwakarta, 19 Agustus 2025 â€“ Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Kampus Purwakarta menjalin kerja sama strategis dengan Balai Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian Komunikasi dan Informatika (BPSDMP Kominfo) Bandung dalam rangka memperkuat kapasitas digital mahasiswa. Penandatanganan Implementation Arrangement (IA) dilakukan oleh Prof. Dr. Yayan Nurbayan, M.Ag., selaku Direktur Kampus UPI di Purwakarta, dan Nur Azizah, S.Si., M.Si., selaku Kepala BPSDMP Kominfo Bandung pada Selasa (19/8). Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Memorandum of Agreement (MoA) No. 53/UN40.C4/HK.00.10/2025 tentang pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, yang menegaskan komitmen kedua belah pihak dalam memperkuat sinergi pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat di era transformasi digital.

Perjanjian ini memuat ruang lingkup kerja sama yang luas dan terintegrasi, meliputi: Program magang mahasiswa pada bidang digital dan komunikasi; Pelatihan berbasis kebutuhan industri digital, termasuk kecerdasan buatan (AI), big data, serta pemasaran digital; Pengembangan kurikulum bersama untuk memastikan keterhubungan antara dunia akademik dengan kebutuhan industri; Penelitian dan publikasi ilmiah kolaboratif yang mendukung inovasi teknologi dan penguatan kapasitas SDM; Seminar, workshop, dan konferensi bersama untuk memperluas diseminasi ilmu pengetahuan dan praktik terbaik; Pengabdian kepada masyarakat berbasis digital, khususnya dalam mendukung literasi dan inklusi digital di daerah; dan Bidang lain yang relevan sesuai perkembangan teknologi dan kebutuhan kedua belah pihak. Kerja sama ini berlaku selama lima tahun sejak penandatanganan dan dapat diperpanjang berdasarkan kesepakatan bersama.

Sebagai implementasi awal, kedua pihak menyepakati pelaksanaan Program Digital Talent Scholarship – Digital Entrepreneurship Academy (DEA) dengan tema Pemasaran Digital berbasis Kecerdasan Buatan (AI). Program ini berlangsung pada 19–20 Agustus 2025 yang diikuti oleh 200 mahasiswa UPI Kampus Purwakarta dari berbagai program studi. Skema pendanaan kegiatan didukung secara bersama-sama oleh BPSDMP Kominfo Bandung dan UPI. UPI Kampus Purwakarta bertugas mengoordinasikan dosen dan mahasiswa, memfasilitasi ruang belajar, serta memastikan keterlibatan aktif mahasiswa lintas program studi. BPSDMP Kominfo Bandung menyediakan instruktur berpengalaman, materi pelatihan, fasilitas teknis, serta dukungan konsumsi peserta.

Program ini dirancang agar mahasiswa tidak hanya memahami teori pemasaran digital, tetapi juga memperoleh keterampilan praktis berbasis teknologi kecerdasan buatan untuk menunjang kewirausahaan. Dengan demikian, mahasiswa diharapkan memiliki keunggulan bersaing dalam menghadapi dinamika pasar kerja digital. Isi perjanjian menegaskan peran dan tanggung jawab masing-masing pihak, yaitu: UPI Purwakarta berhak memanfaatkan hasil kerja sama untuk penguatan pendidikan, kurikulum, dan penelitian. UPI juga berkewajiban menyediakan dukungan akademik, fasilitas, serta bimbingan bagi mahasiswa yang terlibat; dan BPSDMP Kominfo Bandung berhak memperoleh dukungan kolaboratif dalam pengembangan program Tri Dharma Perguruan Tinggi, serta berkewajiban menyerahkan hasil kegiatan, laporan, dan dokumen pendukung.

Penandatanganan perjanjian ini turut disaksikan oleh para Ketua Program Studi di lingkungan UPI Kampus Purwakarta, yaitu: Dr. Neneng Sri Wulan, M.Pd. (Kaprodi PGSD), Dr. Asep Kurnia Jayadinata, M.Pd. (Kaprodi PGPAUD), Ir. Nuur Wachid Abdulmajid, M.Pd., (Kaprodi PSTI), Galura Muhammad Suranegara, M.T. (Kaprodi Sistel), dan Dewi Indiriati Hadi Putri, S.Pd., M.T. (Kaprodi MKB). Kehadiran para kaprodi menegaskan dukungan lintas disiplin dalam mendorong mahasiswa dari berbagai bidang studi untuk berpartisipasi aktif dalam transformasi digital.

Kolaborasi UPI Purwakarta dan BPSDMP Kominfo Bandung ini memiliki keterkaitan erat dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), antara lain: SDG 4: Pendidikan Berkualitas â€“ melalui peningkatan keterampilan digital mahasiswa sebagai bekal menghadapi era industri 4.0. SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi â€“ dengan membekali generasi muda keterampilan kewirausahaan digital untuk menciptakan lapangan kerja baru. SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur â€“ dengan mendorong pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan sebagai basis inovasi digital dan pengembangan infrastruktur pengetahuan. Program DEA ini juga menjadi langkah nyata dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045 yang menempatkan SDM unggul sebagai pilar utama pembangunan berkelanjutan.

Skip to content