Home  >  Berita

Mahasiswa PSTI UPI Purwakarta Ikuti Babak Kualifikasi Porprov Cabor Dayung

Purwakarta –Salah satu mahasiswa Program Studi Pendidikan Sistem dan Teknologi Informasi (PSTI) Kampus UPI Purwakarta, Muhammad Naufal, berhasil menunjukkan prestasi di luar bidang akademik dengan mengikuti babak kualifikasi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat pada cabang olahraga dayung. Ajang Porprov merupakan salah satu kompetisi olahraga paling bergengsi di tingkat provinsi yang mempertemukan atlet-atlet terbaik dari berbagai kabupaten dan kota di Jawa Barat. Untuk bisa tampil di ajang ini, para atlet terlebih dahulu harus melalui tahap kualifikasi yang tidak mudah. Kehadiran Naufal sebagai salah satu wakil dari Kabupaten Purwakarta menjadi bukti nyata komitmen dan kerja kerasnya dalam menggeluti dunia olahraga, khususnya cabang dayung.

Partisipasi mahasiswa dalam kegiatan olahraga tingkat provinsi seperti ini tentu menjadi kebanggaan tersendiri bagi Prodi PSTI. Prestasi mahasiswa di bidang non-akademik merupakan bagian dari pencapaian yang sama pentingnya dengan keberhasilan akademik. Hal ini sejalan dengan visi UPI untuk mencetak lulusan yang tidak hanya unggul dalam ilmu pengetahuan, tetapi juga memiliki daya saing, kesehatan fisik, dan karakter yang kuat. Cabang olahraga dayung sendiri dikenal sebagai olahraga yang menuntut kekuatan fisik, ketahanan, sekaligus konsentrasi tinggi. Tidak hanya mengandalkan tenaga, tetapi juga strategi, teknik, dan kekompakan tim. Persiapan yang dijalani Naufal bersama rekan-rekan atlet dayung Purwakarta tentu tidak singkat. Latihan rutin, kedisiplinan, serta dukungan pelatih menjadi bekal utama untuk menghadapi babak kualifikasi Porprov.

Pihak kampus memberikan apresiasi atas semangat dan dedikasi yang ditunjukkan Naufal. Menurut jajaran dosen, keberhasilan mahasiswa mengikuti ajang olahraga seperti Porprov menjadi inspirasi bagi rekan-rekan mahasiswa lainnya. “Kami sangat bangga atas keterlibatan mahasiswa PSTI dalam ajang olahraga tingkat provinsi ini. Hal ini menunjukkan bahwa mahasiswa UPI Purwakarta memiliki potensi besar yang bisa dikembangkan di berbagai bidang,” ujar salah satu dosen pendamping. Lebih lanjut, dukungan dari kampus tidak hanya berupa motivasi moral, tetapi juga kesempatan yang diberikan kepada mahasiswa untuk menyeimbangkan kegiatan akademik dan non-akademik. Dengan demikian, mahasiswa yang aktif di bidang olahraga tetap bisa berprestasi tanpa mengabaikan kewajiban kuliahnya. Pemberian dispensasi akademik bagi atlet yang bertanding juga menjadi bentuk nyata komitmen kampus dalam mendukung prestasi mahasiswa.

Kehadiran Naufal di Porprov diharapkan tidak hanya berhenti pada pencapaian pribadi, tetapi juga dapat membawa semangat positif bagi mahasiswa PSTI dan UPI Purwakarta secara keseluruhan. Dengan kerja keras, dedikasi, dan doa, Naufal diyakini mampu memberikan hasil terbaik dan membawa nama baik Purwakarta serta UPI di ajang olahraga bergengsi ini. Prestasi mahasiswa seperti Naufal menjadi bukti bahwa potensi generasi muda Indonesia begitu besar. Jika terus dibina dan didukung, mereka akan mampu bersaing baik di tingkat nasional maupun internasional. Semoga langkah Naufal di Porprov dapat menjadi pijakan awal untuk meraih prestasi yang lebih tinggi di masa mendatang, serta menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berani bermimpi dan berprestasi di bidang yang mereka tekuni.

Skip to content