Home  >  Berita

MABIM PGSD UPI Purwakarta 2025 Tanamkan Karakter Pendidik Berkelanjutan Sejak Awal

Purwakarta_Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Pendidikan Indonesia Kampus di Purwakarta sukses melaksanakan MABIM (Masa Bimbingan) PGSD 2025 yang berlangsung selama lima kali pertemuan pada tanggal 26, 28 September, serta 4, 10, dan 11 Oktober 2025. Kegiatan yang dilaksanakan secara luring ini diikuti oleh seluruh mahasiswa baru PGSD angkatan 2025 dengan antusiasme tinggi. Bertempat di kompleks UPI Purwakarta.

Kegiatan MABIM tidak hanya menjadi ajang pengenalan kampus, tetapi juga wadah pembentukan karakter pendidik yang berkompeten, beretika, dan berjiwa sosial. Ketua pelaksana, Indah Ainul Wafa, menjelaskan bahwa MABIM tahun ini dirancang dengan pendekatan yang lebih mendalam terhadap keprofesian guru. “MABIM adalah masa pembinaan dan adaptasi mahasiswa untuk mengenal dunia baru di prodi PGSD. Kegiatannya berisi pematerian hebat dan inspiratif, mulai dari pengenalan prodi hingga tahapan yang perlu diketahui calon pendidik,” jelasnya.

Indah menambahkan bahwa tujuan utama MABIM 2025 adalah menumbuhkan rasa cinta terhadap profesi guru serta membentuk karakter mahasiswa yang berkompeten.

“Harapan kami, mahasiswa bisa membentuk karakter pendidik sejak awal, menekankan tata krama dan sopan santun kepada seluruh civitas akademika, serta memiliki semangat menjadi calon guru yang unggul,” ujar Indah.

Ia juga menyoroti sesi pematerian seperti advokasi, SPPKS, dan simulasi aksi sebagai momen paling berkesan karena melatih mahasiswa memahami dinamika sosial dan keberanian bersuara secara santun dan bertanggung jawab.

Salah satu peserta Aulia Wuri Cantika, turut membagikan pengalamannya. “Saya merasa sangat senang dan bersyukur bisa ikut MABIM 2025, melalui kegiatan ini, saya bisa menjalin silaturahmi dengan teman-teman antar kelas, mengenal lebih dalam tentang prodi PGSD, dan belajar banyak hal baru, termasuk bagaimana melakukan demokrasi dengan baik,” ungkapnya.

Aulia berharap kegiatan MABIM di tahun berikutnya bisa lebih inovatif dan berkesan.

“Saya berharap MABIM tahun depan bisa menghadirkan konsep yang lebih kreatif, agar semua peserta antusias dari hari pertama hingga akhir. Semoga setiap goals MABIM bisa terus diimplementasikan dalam keseharian mahasiswa,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Program Studi PGSD UPI Purwakarta, Dr. Neneng Sri Wulan, M.Pd. memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan MABIM 2025. Beliau menegaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya relevan dengan pembentukan karakter pendidik, tetapi juga sejalan dengan tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) poin ke-4, yaitu Quality Education atau pendidikan berkualitas.

“Melalui MABIM, kami ingin menanamkan kesadaran bahwa menjadi guru bukan hanya profesi, tetapi juga kontribusi nyata terhadap pembangunan berkelanjutan. Guru adalah agen perubahan yang mampu menciptakan generasi yang berdaya dan beretika,” ujarnya.

Lebih lanjut, beliau menambahkan, “Saya bangga melihat mahasiswa baru PGSD yang begitu antusias. Semangat ini mencerminkan nilai-nilai pendidikan berkelanjutan, belajar sepanjang hayat, menghargai keberagaman, dan memiliki tanggung jawab sosial terhadap lingkungan dan masyarakat.” Pungkasnya.

Menurutnya, kegiatan seperti MABIM merupakan langkah awal dalam membangun ekosistem pendidikan yang inklusif dan berorientasi masa depan. Koresponden PGSD/Tiara.

Skip to content