Bandung, Oktober 2025 – Peringatan Dies Natalis ke-71 Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) menjadi momentum bagi Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengajak sivitas akademika untuk menghidupkan kembali spirit dan filosofi Bumi Siliwangi sebagai pijakan membangun peradaban masa depan yang berkelanjutan.
Gubernur, yang akrab disapa KDM, menegaskan bahwa Bumi Siliwangi bukan sekadar nama kampus, melainkan refleksi nilai-nilai luhur masyarakat Sunda: silih asah, silih asih, silih asuh. Spirit ini diharapkan menjadi landasan moral dan kultural bagi pendidikan di Jawa Barat.
KDM juga menyoroti pentingnya nilai Panca Waluya — seperti nulung kanu butuh dan nyaangan kanu poekeun — sebagai dasar pembentukan karakter manusia Sunda. Ia mengingatkan agar dunia akademik tidak hanya berorientasi pada pemikiran Barat, tetapi mampu menafsirkan pengetahuan berdasarkan konteks sosial-budaya sendiri.
Ajakan tersebut sejalan dengan komitmen UPI dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas), SDG 11 (Kota dan Komunitas Berkelanjutan), dan SDG 16 (Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh). Spirit Bumi Siliwangi diharapkan menjadi fondasi karakter dan arah pembangunan pendidikan berkelanjutan di Indonesia.



