Home  >  Berita

Workshop Strategi Kreatif Mengajar Bahasa Inggris Melalui English is Fun, Not Scary

Purwakarta, Suasana penuh semangat tampak dalam pelaksanaan workshop bertema “English is Fun, Not Scary! Strategi Kreatif Mengajar Bahasa Inggris untuk Anak SD di SDN 1 Munjuljaya, Kamis, 20 November 2025 Kabupaten Purwakarta. Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara mahasiswa Program Penguatan Profesional dan Keguruan (P3K) UPI Kampus Purwakarta dengan pihak sekolah sebagai upaya meningkatkan kualitas pembelajaran Bahasa Inggris di jenjang sekolah dasar.

Acara dibuka secara resmi oleh Kepala SDN 1 Munjuljaya, Bapak Sakimin, S.Pd.I., M.Pd., yang menegaskan pentingnya penguasaan Bahasa Inggris sejak dini. Menurutnya, kemampuan berbahasa internasional ini perlu mendapatkan perhatian khusus karena menjadi salah satu kompetensi dasar anak dalam menghadapi tantangan global.

Workshop menghadirkan Gilang Rajasa, M.Pd., sebagai narasumber utama. Dalam pemaparannya, Gilang mengajak para guru untuk menciptakan pembelajaran Bahasa Inggris yang menarik, interaktif, dan sesuai perkembangan zaman. Guru dikenalkan pada berbagai media digital seperti Kahoot, Educaplay, dan Quizizz sebagai contoh platform yang dapat membuat pembelajaran lebih menyenangkan dan tidak monoton.

“Dengan perkembangan teknologi, guru dituntut untuk terus berinovasi. Pembelajaran yang terlalu kaku dapat membuat siswa cepat bosan sehingga materi tidak terserap maksimal,” jelas Gilang.

Salah satu guru kelas 5, Nani Rosdiyani, menyampaikan kesan positifnya. “Workshop ini sangat seru dan membuka wawasan. Ternyata ada banyak cara untuk membuat pelajaran Bahasa Inggris lebih bervariasi dan menyenangkan,” ujarnya.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata kolaborasi dan komitmen antara Prodi PGSD UPI Purwakarta dengan SDN 1 Munjuljaya dalam mendukung SDG 4: Pendidikan Berkualitas, yaitu memastikan pembelajaran yang inklusif, relevan, dan mendorong kreativitas guru sebagai pendidik.

Kolaborasi antara kampus dan sekolah juga mencerminkan implementasi SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui kerja sama dalam peningkatan kapasitas tenaga pendidik.

Dosen Pembimbing Lapangan P3K, Nadia Tiara Antik Sari, M.Pd., dan Nenden Permas Hikmatunisa, M.Pd., M.A., berharap workshop ini menjadi pijakan awal penguatan kompetensi guru dalam merancang pembelajaran Bahasa Inggris yang lebih efektif dan tidak menakutkan bagi siswa.

“Bahasa Inggris adalah bekal penting untuk generasi masa depan. Karena itu harus diajarkan dengan cara yang fun dan mudah diterima,” ungkap keduanya.

Kegiatan ditutup dengan penyerahan sertifikat kepada narasumber serta sesi dokumentasi bersama seluruh peserta. Ketua kelompok pengabdian P3K SDN 1 Munjuljaya.

Bunga Aldenina, menambahkan bahwa workshop ini diharapkan menjadi pemicu bagi guru untuk terus berinovasi dan menciptakan kelas yang lebih hidup dalam pembelajaran Bahasa Inggris. Koresponden PGSD/Tiara.

Skip to content