Home  >  Berita

Dukung SDGs, Mahasiswa P3K UPI Purwakarta Gelar Aksi TdBA di SDN 2 Nagrikaler

Purwakarta_Mahasiswa Program Penguatan Profesional dan Keguruan (P3K) Prodi PGSD, Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Kampus Purwakarta menggelar rangkaian aksi peduli lingkungan bertajuk “Menanam 1 Pohon 1000 Harapan” di SDN 2 Nagrikaler, Kabupaten Purwakarta. Kegiatan ini dirancang sebagai praktik pengabdian mahasiswa P3K sekaligus langkah nyata mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan terutama SDG 15: Life on Land, yang menekankan pentingnya merestorasi lingkungan dan menjaga keberlanjutan ekosistem darat.

Program ini dilaksanakan melalui tiga tahapan kegiatan yang disusun secara sistematis.

Tahap pertama, pada Senin, 10 November 2025, diawali dengan kegiatan “Niti Harti”, yaitu observasi lahan dan pemulihan kualitas tanah sebagai dasar restorasi lingkungan sekolah. Para mahasiswa meninjau kondisi lahan terbuka untuk memetakan potensi dan masalah yang perlu ditangani sebelum proses penanaman.

Pada tahap kedua, Jumat, 14 November 2025, mahasiswa melanjutkan dengan kegiatan “Niti Bukti”, yaitu penyusunan rencana penanaman dan persiapan lahan. Pada tahap ini, mahasiswa merancang konsep penghijauan yang sesuai dengan kondisi lahan sekolah, sekaligus memastikan bahwa proses penanaman sejalan dengan prinsip Tata Kelola Pangan Berkelanjutan (TdBA).

Puncak kegiatan berlangsung pada Sabtu, 15 November 2025, ketika mahasiswa P3K mengeksekusi penanaman pohon dalam aksi “1 Pohon 1000 Harapan”. Berbagai jenis tanaman—mulai dari sayuran hingga tanaman hias—ditanam di lahan terbuka sekolah sebagai wujud kontribusi nyata terhadap lingkungan dan edukasi ekologis.

Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari pihak sekolah. Kepala SDN 2 Nagrikaler, Ibu Pipih Soviyatin Rakhmah, M.Pd., mengapresiasi kontribusi mahasiswa dalam memperkuat program TdBA di sekolah.

“TdBA bukan hanya sekadar menanam tanaman, tetapi menanam kesadaran ekologis melalui penerapan ilmu secara kontekstual dan praktik nyata dalam tata kelola pangan di lingkungan sekolah,” ujarnya.

Dukungan juga datang dari Bapak Dandy Ardyan Santoso, S.Pd., Koordinator TdBA SDN 2 Nagrikaler. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini sangat relevan dengan program unggulan Dinas Pendidikan Kabupaten Purwakarta.

“TdBA bukan hanya menanam pohon, tetapi melalui beberapa tahapan. Mahasiswa juga belajar bahwa menanam tidak selalu harus di pot; lahan kecil pun bisa dimanfaatkan sebagai media edukasi dan pembelajaran bagi siswa,” jelasnya.

Program “Menanam 1 Pohon 1000 Harapan” tidak hanya berhenti sebagai aksi sekali jalan, tetapi menjadi bentuk kolaborasi berkelanjutan antara mahasiswa P3K dan sekolah.

Kegiatan ini memperkuat motivasi ekologis warga sekolah sekaligus menjadi solusi praktis dalam pengembangan program TdBA di SDN 2 Nagrikaler. Tanaman sayuran yang ditanam juga memberikan manfaat langsung bagi warga sekolah. Selain hasil panennya bisa digunakan, kegiatan ini menjadi langkah awal menumbuhkan kesadaran ekologis sejak dini, selaras dengan jargon TdBA: “Harmoni Seisi Bumi.” Koresponden PGSD/Tiara.

Skip to content