Setelah berhasil meraih Juara 2 melalui inovasi Skulemate, tim mahasiswa Program Studi Mekatronika dan Kecerdasan Buatan (MKB) UPI Kampus Purwakarta kembali mencatatkan prestasi mengagumkan pada ajang PADI Awards. Tim yang beranggotakan Hauzan Shaqif, Arditya Baskara, Akmal Anfasa Muluk, dan Keyzar Rasya Atallah ini juga berhasil meraih Juara 3 di kategori umum dengan inovasi berbeda yang fokus pada bidang kesehatan dan gizi masyarakat.
Dari total empat proposal inovasi yang mereka kirimkan, karya berjudul “Nutriject: Aplikasi AI Berbasis Web untuk Deteksi Nutrisi pada Makanan Olahan dan Kemasan sebagai Solusi Optimasi Gizi Masyarakat” berhasil masuk hingga tahap final dan dinyatakan sebagai inovasi terbaik ketiga. Nutriject dirancang sebagai aplikasi berbasis kecerdasan buatan yang membantu masyarakat memahami kandungan nutrisi dari makanan yang dikonsumsi sehari-hari.

Nutriject memiliki tiga fitur utama. Pertama, fitur pemindaian komposisi makanan pada kemasan. Pengguna cukup memotret label makanan, lalu sistem AI akan membaca dan menganalisis kandungan seperti gula, garam, karbohidrat, dan kalori. Kedua, fitur foto makanan langsung. Misalnya ketika pengguna memotret sate atau hidangan lainnya, sistem akan melakukan deteksi gambar berdasarkan database yang tersedia untuk mengutip nilai gizinya. Ketiga, fitur input manual yang memungkinkan pengguna memasukkan data nutrisi secara langsung sesuai informasi yang ada pada kemasan atau sumber lain.
Dalam pengembangannya, Nutriject memanfaatkan teknologi deteksi objek pada machine learning untuk mengenali makanan, serta Natural Language Processing (NLP) pada dashboard untuk mencocokkan informasi nutrisi secara lebih akurat. Hasilnya, Nutriject mampu membantu pengguna mengambil keputusan yang lebih bijak terkait pola makan dan asupan gizi.
Bagi tim, pencapaian Juara 3 ini menjadi kebanggaan tersendiri sekaligus motivasi untuk terus mengembangkan karya berbasis teknologi yang bermanfaat bagi masyarakat. Mereka berharap Nutriject dapat dikembangkan lebih lanjut agar benar-benar digunakan secara luas, bukan hanya berhenti sebagai kompetisi ide.
Inovasi Nutriject mendukung SDG 3 (Kesehatan dan Kesejahteraan) karena mendorong pola hidup sehat berbasis informasi gizi, serta SDG 9 (Industri, Inovasi dan Infrastruktur) melalui pemanfaatan teknologi AI untuk solusi kesehatan yang inklusif dan berkelanjutan.
Reporter: Ihsan Defriyadi & Alfarizi Khaerul Rizal
Media: HIMATRONIKA-AI / Jurnalistik Kampus UPI Purwakarta



