Home  >  Berita

Mahasiswa Prodi PGSD Kumpulkan Hasil Karya 2 Dimensi: Menuangkan Rasa dan Asa dalam Motif Batik

Purwakarta – Mahasiswa Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (Prodi PGSD) UPI Kampus di Purwakarta, berhasil mengumpulkan hasil karya seni 2 dimensi yakni membuat motif batik karya perorangan. Bertempat di ruang dosen, kompleks UPI kampus di Purwakarta. Rabu 14 Mei 2025.

Pengerjaan motif batik tersebut berselang selama 1 minggu, mahasiswa dibebaskan untuk berkarya sesuai dengan imajinasi masing-masing dengan menggunakan warna dan pola tertentu yang setiap bentuk mempunyai maknanya sendiri.

Tiara Yogiarni, M.Pd. selaku dosen pengampu mata kuliah Pembelajaran Seni Rupa di SD menyampaikan bahwa mahasiswa diberikan projek 2 dimensi berupa motif batik karya masing-masing, hal tersebut bertujuan untuk mengasah rasa estetika dan disiplin dalam berkarya seni rupa 2 dimensi serta untuk melatih kemampuan merancang media pembelajaran.

“Selain untuk mengasah kemampuan menggambar, mendesain, dan berpikir kreatif dalam menciptakan karya motif batik, mahasiswa PGSD juga dapat menjadikan motif batik sebagai contoh media pembelajaran tematik yang bisa diadaptasi di kelas-kelas sekolah disar,” kata Tiara.

Pihaknya berharap agar projek tersebut dapat meningkatkan kompetensi pedagogik berbasis budaya, serta menumbuhkan apresiasi terhadap budaya local.

“Melalui proyek ini diharapkan memberi pengalaman kepada mahasiswa dalam merancang pembelajaran berbasis seni dan budaya, yang relevan dengan konteks pendidikan dasar serta mahasiswa mampu menghargai dan memahami nilai-nilai budaya Indonesia, khususnya batik, sebagai bagian dari identitas nasional,” jelasnya.

Selain itu melalui projek pembuatan motif batik, mahasiwa diharapkan dapat menuangkan rasa dan asa yang ada dibenak pikiran, sehingga tertuang ke dalam motif batik yang syarat akan makna mendalam.

Sheva salah satu mahasiswa PGSD yang terlibat dalam projek pembuatan motif batik menuturkan, pihaknya menonjolkan motif flora dan fauna yakni terdapat burung bangau, bunga yang dipadukan dengan motif kawung diberi tajuk “Langit Nusantara”

“Makna dalam batik Langit Nusantara yang saya buat adalah mempresentasikan kesucian dan pengendalian diri, dibarengi dengan keteduhan dan harapan menjadikan lambing harmoni antara manusia, alam dan budaya,” ujarnya.

Sheva juga mengungkapkan rasa senang nya terhadap karya motif batik yang telah selesai digarap.

“Saya merasa senang, secara tidak langsung tugas ini merupakan refreshing saya, karena semua yang berbau seni dan keindahan bagi say aitu menyenangkan, dan alhamdulillah semua nya dapat selesai tepat waktu,” Kata Sheva.

Senada dengan Sheva, Easter mahasiswa kelas 4B menyampaikan tanggapannya bahwa melalui projek membuat batik dapat menjadi sarana mahasiswa menuangkan rasa dan mengintegrasikan pembelajaran seni rupa dengan budaya yang ada.

“Dengan projek ini mahasiwa dapat menunjukan keterampilan, kreatifitas berkaryanya dalam menciptakan motif batik serta dapat mengintegrasikan pembelajaran seni rupa dengan budaya yang ada, baik budaya lokal maupun nasional,” pungkas Easter. Koresponden PGSD/Tiara.

Skip to content