Program Studi Mekatronika dan Kecerdasan Buatan (MKB) merampungkan agenda Uji Kualifikasi bagi seluruh mahasiswa angkatan 2023. Pelaksanaan ujian yang digelar secara hybrid ini menjadi tahapan evaluasi krusial untuk mengukur kedalaman pemahaman teoritis serta kesiapan akademis mahasiswa sebelum melangkah ke jenjang penelitian tugas akhir.
Ujian berlangsung dengan alokasi waktu ketat selama 150 menit, mengombinasikan kehadiran fisik peserta di ruang kelas dan laboratorium kampus dengan pemantauan daring via platform konferensi video. Skema hybrid ini diterapkan guna memberikan fleksibilitas akses tanpa mengurangi standar pengawasan dan integritas akademik selama proses ujian berlangsung.
Masing-masing peserta dihadapkan pada dua soal studi kasus komprehensif yang disesuaikan secara spesifik berdasarkan Kelompok Bidang Keahlian (KBK) yang diambil. Mahasiswa peminatan Mekatronika berfokus pada penyelesaian kendala integrasi sistem mekanik, pemrosesan sinyal, dan kendali otomatis, sedangkan mahasiswa peminatan Artificial Intelligence (AI) diuji dalam analisis algoritma pemelajaran mesin, pengolahan data, dan pemodelan cerdas.
Selama 150 menit berjalan, suasana ujian terpantau tertib dan penuh konsentrasi. Tim penguji menyampaikan bahwa materi uji dirancang khusus untuk mengukur kemampuan pemecahan masalah (problem solving) dan analisis kritis mahasiswa, bukan sekadar kemampuan mengingat teori yang telah dipelajari di ruang perkuliahan.
Hasil dari uji kualifikasi ini akan menjadi penentu kelayakan kelanjutan studi mahasiswa MKB angkatan 2023 dalam menyusun proposal proyek akhir. Pihak program studi berharap seluruh peserta dapat meraih hasil optimal sebagai bukti kesiapan mereka menjadi talenta yang kompeten di bidang mekatronika maupun kecerdasan buatan.


