Home  >  Berita

Perkuliahan Semester Ganjil Tahun Akademik 2025/2026 Dimulai di Prodi PGSD: Kurikulum Baru dan Pelaksanaan P3K

Purwakarta, Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Kampus Purwakarta resmi memulai perkuliahan semester ganjil tahun akademik 2025/2026 pada Senin, 1 September 2025. Ada yang berbeda pada semester ini, khususnya bagi mahasiswa angkatan 2025, karena mereka mulai belajar dengan kurikulum baru yang dirancang untuk menjawab tuntutan pendidikan dasar di era modern.

Kurikulum baru ini memuat sejumlah mata kuliah dengan beban rata-rata 4 SKS per mata kuliah. Tujuannya adalah memberikan pemahaman yang lebih mendalam serta pengalaman belajar yang lebih komprehensif bagi mahasiswa. Dengan skema ini, diharapkan mahasiswa tidak hanya menguasai teori, tetapi juga memiliki keterampilan praktis untuk menghadapi tantangan di dunia pendidikan dasar.

Selain itu, semester ganjil tahun ini ditandai dengan pelaksanaan Program P3K Mengajar. Program ini memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk langsung terjun ke sekolah dasar sebagai bagian dari implementasi pembelajaran berbasis praktik. Pelaksanaa P3K diharapkan dapat memperkuat kompetensi pedagogik, profesional, dan sosial mahasiswa calon guru.

Dalam tanggapannya, Kaprodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Dr. Neneng Sri Wulan, M.Pd., menyampaikan rasa optimisnya terhadap penerapan kurikulum baru dan pelaksanaan P3K.

“Kami berharap kurikulum baru ini dapat menjadi jawaban atas kebutuhan guru sekolah dasar yang profesional, adaptif, dan kreatif. Dan juga melalui pelaksanaan P3K mahasiswa akan mendapatkan pengalaman langsung di lapangan sehingga mampu memadukan teori dan praktik dengan baik,” ungkap Dr. Neneng.

Sementara itu, Tiara Yogiarni, M.Pd., salah satu dosen pengampu mata kuliah Seni Budaya dan Prakarya, turut memberikan tanggapan positif atas kebijakan baru ini.

“Kurikulum baru ini memberi ruang bagi mahasiswa untuk lebih eksploratif dan kreatif. Di mata kuliah Seni Budaya dan Prakarya misalnya, mahasiswa akan belajar bukan hanya untuk menguasai materi saja, tetapi juga akan lebih banyak praktiknya dengan mengusung Team Based Project dalam proses pembelajaran,” ujar Tiara.

Sementara berkaitan dengan pelaksanaan P3K, Tiara Yogiarni, M.Pd. yang sekaligus menjadi Koordinator P3K tahun 2025 menyampaikan bahwa jumlah sekolah mitra untuk semester ganjil 2025/2026 total ada 13 sekolah.

“Semester ini ada peningkatan jumlah sekolah mitra yakni totalnya ada 13 sekolah dan Saya berharap semua rangkaian pelaksanaan P3K dapat berjalan dengan lancar, melalui program ini mahasiswa dapat memperoleh pengalaman praktik mengajar secara nyata dan dapat memperkaya wawasan mereka,” pungkas Tiara. Dimulainya semester ganjil 2025/2026, diharapkan mahasiswa dapat memanfaatkan kurikulum baru dan program P3K untuk mengasah kompetensi, memperluas wawasan, serta mempersiapkan diri menjadi guru yang unggul di masa depan. Koresponden PGSD/Tiara.

Skip to content