Home  >  Berita

Praktik Seni Rupa 2 Dimensi: Ajak mahasiswa Olah Rasa, Karsa dan Cipta

Mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (Prodi PGSD) mengasah kreativitas melalui praktik seni rupa dua dimensi yang mengintegrasikan olah rasa, karsa, dan cipta dalam mata kuliah Pembelajaran Seni Rupa di Sekolah Dasar.

Praktik seni rupa dua dimensi yang laksanakan yakni melukis di berbagai media seperti kanvas, teleman, cermin, tote bag dll, bertempat di kompleks UPI Kampus di Purwakarta, Selasa, 15 April 2025

Tiara Yogiarni, M.Pd. selaku Dosen Pengampu mata kuliah Pembelajaran Seni Rupa di SD menyampaikan bahwa Kegiatan tersebut bukan hanya bertujuan untuk mengembangkan keterampilan teknis dalam berkarya dua dimensi saja namun memadukan keterampilan dalam mengolah rasa, karsa, cipta.

“Selain bertujuan untuk mengembangjan keterampilan teknis dalam berkarya dua dimensi, praktik ini juga untuk menumbuhkan kepekaan estetika, daya cipta mahasiswa sebagai calon pendidik yang inspiratif di tingkat sekolah dasar,” ungkapnya.

Tiara Yogiarni menambahkan bahwa untuk menumbuhkan apresiasi dan kreativitas  dalam menghargai karya seni, baik hasil sendiri maupun peserta didik, nantinya hasil karya mahasiswa tersebut akan di display kan dalam gelaran Pameran Karya Seni Rupa PGSD.

“Nantinya seluruh hasil karya mahasiswa baik dua dimensi, tiga dimensi, terapan dll akan di displaikan dalam Pameran Karya Seni Rupa PGSD yang insyaallah akan di laksanakan di akhir semester ini,” imbuhnya

Ditanya terkait tanggapan mengenai hasil karya dua dimensi mahasiswa prodi PGSD, Tiara tidak menyangka ternyata karya mahasiswanya bagus-bagus, unik, dan menarik.

“Takjub rasanya ternyata karya-karya mahasiswa baik yang di lukiskan di kanvas, cermin, kayu memiliki karya yang unik dan menarik, semuanya bagus tidak ada yang tidak bagus, tergantung mata siapa yang memandang,”  pungkasnya.

Salah satu mahasiswa, Adit Rizki Sudrajat menyampaikan bahwa melalui praktik karya seni rupa dua dimensi yakni melukis dapat bermanfaat menyalurkan emosi, melatih keterampilan dll.

“Melalui praktik melukis dalam mata kuliah pembelajaran seni rupa saya dapat menyalurkan emosi, mengurangi stress pokonya bawaannya happy, serta mengasah kreativitas, menurut saya ini sangat menyenangkan,” kata Adit. Koresponden PGSD/Tiara.

Skip to content