Tim dosen Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PGPAUD) Universitas Pendidikan Indonesia menggelar Workshop Smart Braille Interaktif sebagai bagian dari program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM). Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 8 Agustus 2025 dan bertujuan mengembangkan keterampilan literasi dan numerasi bagi anak-anak dengan keterbatasan penglihatan melalui pemanfaatan teknologi smart braille yang inovatif dan interaktif.


Workshop yang dilaksanakan di Aula SLB Negeri Purwakarta ini diikuti oleh guru-guru pendidikan khusus. Para peserta mendapatkan pelatihan penggunaan media Smart Braille Interaktif, permainan numerasi berbasis suara, hingga strategi pembelajaran yang menyenangkan dan inklusif.
Ketua tim pengabdian, Dr. Idat Muqodas, M.Pd., Kons.menyampaikan bahwa inovasi smart braille ini dirancang untuk menjembatani kesenjangan akses pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus, khususnya dalam aspek membaca, menulis, dan berhitung. “Kami ingin memberikan media yang tidak hanya fungsional, tetapi juga membuat anak-anak tunanetra merasa termotivasi dan percaya diri dalam belajar,” ujarnya.

Kegiatan ini sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) poin 4, yaitu Quality Education, yang menekankan pentingnya pendidikan inklusif dan setara bagi semua anak, tanpa memandang kondisi fisik atau latar belakang.
Di akhir kegiatan, para peserta menyatakan antusiasme dan komitmennya untuk menerapkan metode smart braille interaktif di sekolah maupun di rumah. Diharapkan, program ini menjadi langkah awal dalam memperluas akses pendidikan literasi dan numerasi yang ramah anak bagi penyandang disabilitas penglihatan.



